| |

Sehatnya Tubuhku Karena Makan Sayur Dan Buah

Semua pasti ingin memiliki tubuh yang sehat agar tidak mudah terserang penyakit. Nah, untuk itu kita perlu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, teman-teman. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Menjaga kesehatan tubuh sangat penting dilakukan agar daya tahan tubuh kita tetap terjaga.

Makan_Sehat_4_3.jpgMakan_Sehat_1_5.jpgMakan_Sehat_5_4.jpgMakan_Sehat_2_1.jpgMakan_Sehat_3_2.jpg

Meski belajar dari rumah, kami siswa-siswi SD Kristen Petra 12 Sidoarjo tetap diarahkan oleh bapak dan ibu guru untuk setiap hari mengkonsumsi sayur dan buah. Ya .. program Healthy Food dilaksanakan setiap hari Senin dan Jumat. Di mana kami diwajibkan mengkonsumsi menu sehat yang sudah dijadwalkan dari sekolah.

Wah...senangnya bisa menikmati berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang bervariasi setiap kali jadwal menu sehat tiba. Kami bisa mengenal dan merasakan beberapa sayur yang belum pernah kami coba sebelumnya. Penasaran khan...!

Nah, seperti menu sehat hari ini, kami menikmati labu siam atau jipang. Namanya saja baru pertama kali ini kami dengar. Bagaimana rasanya ya...? Labu siam atau jipang, merupakan salah satu sayuran yang belum pernah kami makan sebelumnya. Namun lewat program Healthy Food  ini, saya akhirnya mengenal dan menikmati labu siam. Hmmm... Yummmy.....ternyata enak lho...!

Beruntung kita memiliki kesempatan unyuk menikmati tumbuh-tumbuhan ciptaan Tuhan yang sangat beragam jenisnya.Ayo teman-teman. Jaga kesehatan tubuh kita dengan makan sayur dan buah setiap hari. Tubuh sehat, pengenalan kita tentang ragam sayur-sayuran pun bertambah. Asyik bukan? Salam sehat untuk kita semua...!

Imanku Bertumbuh Melalui Renami

Walaupun pandemi masih belum berakhir dan pembelajaran dilaksanakan via daring, tak menyurutkan semangat kami siswa-siswi SD Kristen Petra 12 untuk semakin dekat kepada Tuhan. Melalui kegiatan RENAMI (Renungan Awal Minggu) yang dilaksanakan setiap hari Senin, kami semua terus diingatkan akan kebesaran dan kasih setia Tuhan dalam kehidupan kami. Sebelum pembelajaran dimulai kami diajak bernyanyi, berdoa, dan mendengarkan firman Tuhan.

2.jpeg1.png4.jpeg3.jpg5.jpeg

Ada yang spesial dari Renami yang kami ikuti setiap awal minggu ini. Hal ini dikarenakan para guru mengemas dengan sangat cantik dan menarik. Sehingga kami bisa menikmati dan mengikuti Renami dengan semangat dan penuh sukacita. Guru yang membawakan Renami pun selalu berganti, sehingga kami semakin mengenal dan mengingat kebaikan bapak dan ibu guru. Ahh… jadi kangen ke sekolah…nih…! Selain guru ada juga suster, dokter UKS/UKGS, pustakawan, tata usaha, bahkan bapak ibu pekarya. Jadi sangat asyik dan tidak membosankan.

Tampilan Renami dibuat sangat bervariasi. Ada panggung boneka, bermain peran (role play), video, dan lain-lain. Kami semua belajar tentang firman Tuhan dan terus berjuang menjadi anak-anak Tuhan yang mengasihi-Nya dan sesama. Walaupun tidak bertatap muka secara langsung, kami sungguh merasa enjoy sepanjang Renami berlangsung.

Ketika kami menaikkan pujian bagi Tuhan, semua anak wajib berdiri dan mengikuti gerakan yang dicontohkan bapak dan ibu guru. Saat doa syafaat tak lupa kami mendoakan semua teman, guru, sekolah kita, juga bangsa dan negara. Kiranya pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga kita bisa menjalankan aktifitas seperti sedia kala. Renami memang menjadi bagian indah yang membuat kami semakin bertumbuh di dalam iman.

Terima kasih Tuhan untuk berkat dan kasih setiaMu dalam kehidupan kami. Kami masih bisa belajar dan menikmati kebersamaan dalam keluarga. Iman kami semakin bertumbuh di dalam Engkau. Bagaimana dengan teman-teman yang lain di rumah ? Selamat bertumbuh dalam iman, teman-teman... ! Tuhan Yesus memberkati kita semua. Salam sehat dari SD Kristen Petra 12.

Pandemi Covid 19 Tidak Menghalangi Kami Belajar dan Beribadah

Di tengah terjadinya Pandemi Covid 19 saat ini telah merubah banyak hal dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.  Aktivitas sekolah di SD Kristen Petra 12 Sidoarjo yang biasanya berjalan dengan baik mengalami perubahan drastis. Tidak ada lagi suasana aktif pembelajaran di kelas, tidak ada lagi canda tawa para siswa saat jam-jam istirahat sekolah, tidak terlihat lagi kelincahan dan semangat serta antusiasme anak-anak saat mengikuti pelajaran olah raga. Sungguh sebuah suasana yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

IMG_1300.jpgIMG_1339.jpgIMG_1294.jpgElena.jpgImage_2020-05-11.jpg

Kini para siswa harus menempuh sistem pembelajaran jarak jauh. Belajar di rumah didampingi oleh orangtua. Namun semangat belajar para siswa tidak pernah kendur. Motivasi dari para guru dan dukungan pihak sekolah terus menyemangati para siswa saat melakukan pembelajaran jarak jauh.

Tidak hanya materi-materi pembelajaran yang diberikan pihak sekolah kepada para siswa selama LFH (Learn From Home), tetapi juga pembiasaan membaca renungan harian yang dishare oleh sekolah kepada para siswa via WhatsApp. Para guru tiada lelah untuk mengajak para siswa untuk terus berkomunikasi melalui Zoom maupun GM (Google Meeting). Dukungan dan semangat untuk terus berusaha melakukan setiap tugas yang diberikan sekolah dengan sebaik-baiknya.

Video-video motivasi dan pembelajaran dengan berbagai variasi disampaikan pada pagi hari, soal-soal latihan yang dikemas dalam GF (Google Form), Bookwidgets, dll diberikan sebagai tindak lanjut dari materi yang disampaikan pada pagi hari. Ditambah dengan tugas proyek yang harus dikerjakan oleh para siswa sebagai tugas penerapan. Sore hari menjelang malam, para siswa diajak untuk membaca renungan malam.

Untuk Renami (Renungan Awal Minggu ), pihak sekolah mengemas dalam sebuah renungan interaktif yang ditayangkan secara live streaming. Tujuan diadakan renami secara live ini adalah untuk mengajak para siswa bahkan orang tua untuk meluangkan waktu sejenak merenungkan firman Tuhan dan mengucap syukur atas berkat-berkatNya.

Kegiatan Renami secara live ini ditayangkan mulai pukul 08.00 sampai 09.00 pagi. Petugas Renami adalah para guru SD Kristen Petra 12. Tema yang diusung dalam Renami Senin, 11 Mei 2020 adalah Sukacita Dalam Keberbedaan dengan mengangkat budaya daerah Batak. Dekorasi dibuat sedemikian rupa sehingga nuansa Batak sangat terasa. Bahkan para guru yang bertugas membawakan Renami pun mengenakan pakaian adat Batak.

Dari sini diharapkan para siswa memiliki rasa cinta akan keberagaman budaya bangsa Indonesia. Kekayaan budaya yang luar biasa indah milik bangsa Indonesia yang harus dilestarikan oleh generasi penerus kita. Nah teman-teman... Yuk terus bersemangat menjalani Learn From Home ini. Kita berdoa semoga bangsa dan negara kita segera bebas dari pandemi Covid 19. Tetap berharap dan berserah kepada Tuhan. Stay at Home and Stay Healthy. God Bless You...!

Sukacita Learn From Home

IMG-20200416.jpgIMG-20200516.jpg20200518.jpgIMG-20200515.jpgIMG-20200514.jpg

Bagi sebagian besar orang tua, kegiatan Learn From Home pada awalnya terasa sangat sulit. Mereka tidak terbiasa menyampaikan materi-materi yang biasanya diberikan oleh sekolah. Kendala-kendala yang ada sempat membuat para orang tua menyerah dan putus asa. Namun keadaan memaksa mereka untuk tetap bertahan. Anak-anak harus tetap belajar. Pembelajaran jarak jauh harus tetap dilanjutkan.

Seiring dengan berjalannya waktu, kegiatan pembelajaran jarak jauh semakin dipahami oleh orang tua. Pihak sekolah berusaha mengantisipasi dan terus berkoordinasi dengan orang tua. Inovasi-inovasi pembelajaran diberikan dengan berbagai model untuk membantu dalam memahami materi pembelajaran. Ada materi yang dikemas dalam bentuk video, slide, drama, rekaman suara, dll. Model pembelajaran dibuat dengan berbagai variasi. Tujuannya agar para siswa tidak merasa bosan dan terus memiliki antusias belajar di rumah.

Komunikasi antara guru dengan orang tua terus terjalin. Setiap kesulitan atau kendala yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran akan diberikan solusi yang bijaksana. Kini para orang tua sadar sepenuhnya bahwa pendampingan belajar di rumah memang mutlak diperlukan bagi anak-anak. Peranan guru di sekolah sangat besar pengaruhnya bagi para siswa. Melalui kegiatan Zoom dan Google Meeting, para siswa dapat melepas kerinduan bertemu dengan teman-teman para guru.

Testimoni dari para orang tua menunjukkan bahwa SD Kristen Petra 12 telah berhasil memberikan materi pembelajaran yang baik di tengah pandemi Covid 9 ini. Terlihat dari hasil belajar para siswa yang bisa dilihat melalui Google Form. Hasil tugas proyek para siswa yang dikerjakan dengan penuh kesungguhan hati. Bahkan sebagian besar siswa merasa sangat senang dan enjoy mengikuti pembelajaran jarak jauh yang diberikan oleh SD Kristen Petra 12.

Satu hal lagi yang menjadikan orang tua terharu, adalah adanya program renungan malam yang dikirim sekolah kepada para siswa setiap hari. Anak-anak diajarkan untuk rajin berdoa dan beribadah saat di rumah. Mereka terus diajak untuk ikut memiliki rasa empati di tengah Pandemi yang sedang melanda negeri ini.

Khusus pada awal minggu, ada video Live Streaming yang ditayangkan setiap hari Senin pagi pukul 08.00-09.00. Suasana  khidmat jelas terbaca saat anak-anak mengikuti ibadah Renami di kanal youtube.

Kami selaku orang tua siswa sangat berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah berusaha memberikan materi-materi pembelajaran terbaik bagi para siswa belajar di rumah. Tim IT SD Kristen Petra 12 dan para guru telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Ungkapan hati anak-anak saat belajar di rumah, ada kerinduan yang begitu besar akan suasana ceria dan penuh semangat belajar di sekolah. Tiada kata yang dapat mengungkapkan betapa senang dan gembira hati kami saat belajar di sekolah. Bertemu dengan teman-teman dan para guru yang ramah dan penuh kasih sayang. Bermain dan belajar bersama teman-teman adalah sesuatu yang tidak bisa kami dapatkan di rumah.

Terima kasih SD Kristen Petra 12 yang telah memberikan segala kebaikan dalam pembelajaran online selama ini. Kiranya anak-anak terus mendapatkan yang terbaik dari setiap usaha dan kreativitas bapak dan ibu guru SD Kristen Petra 12. Tetap semangat dalam melayani para siswa... Tuhan Yesus memberkati. Amin

Pembelajaran Daring

Lebih baik di rumah saja
Daripada di luar sana
Bekerjanya di rumah saja
Belajarnya di rumah saja
Ibadahnya di rumah saja (bareng keluarga)

PhotoGrid_1586336710106.jpgIMG_20200402_200112_607.jpgIMG_20200408_113326.jpgIMG_20200408_131945.jpg

Itulah sepenggal lagu yang sering kita dengar di media sosial dalam masa-masa penyebaran Covid-19. Ya...sejak tanggal 16 Maret 2020 adalah awal bencana pandemi virus corona di tanah air. Hal ini membuat kegiatan belajar di kelas ditiadakan. Pemerintah menghimbau sekolah-sekolah untuk melakukan Pembelajaran Daring. Pembelajaran Daring adalah sistem pembelajaran (dalam jaringan) atau online. Begitu juga dengan SD Kristen Petra 12 Sidoarjo, memulai pembelajaran daring secara terintegrasi di mana materi ajar disampaikan secara online melalui tayangan video.

Awalnya memang masih terasa sulit dan belum terbiasa, namun setelah sistem pembelajaran daring berjalan, para siswa dan orang tua mulai bisa mengikuti sistem ini dengan antusias. Tidak hanya para siswa yang harus belajar beradaptasi dengan adanya pembelajaran daring. Para guru pun harus berusaha keras untuk menciptakan sebuah pembelajaran yang menarik dan bervariasi. Tujuannya agar para siswa yang mengikuti pembelajaran dari rumah bisa tetap enjoy dan bersemangat untuk belajar.

Mau tidak mau peranan orang tua sangat penting dalam mendampingi pembelajaran daring. Setelah siswa mempelajari tayangan pembelajaran dari video atau slide, mereka harus mengerjakan soal-soal latihan yang sudah disediakan oleh guru melalui google form yaitu Tugas Belajar Mandiri. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana materi dapat dipahami oleh siswa.

Guru dan orang tua terus berkomunikasi tentang perkembangan belajar anak. Dengan demikian materi-materi yang masih dianggap sulit oleh anak dapat dijelaskan kembali pada tayangan video selanjutnya.

Selain pembelajaran melalui video dan slide, para guru dan tim IT SD Kristen Petra 12 juga membuat pembelajaran yang dikemas dalam bentuk drama. Ternyata model pembelajaran bentuk drama yang diperankan oleh para guru membuat anak-anak sangat senang dan lebih antusias belajar. Mereka mengaku sangat rindu dan ingin segera kembali ke sekolah untuk belajar dan bermain bersama teman-teman.

Untuk mengobati kerinduan para siswa akan sekolah , guru dan teman sekelas, maka para guru pun melakukan pembelajaran melalui Zoom. Alhasil anak-anak sangat heboh dan senang sekali saat Zoom perdana dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2020. Ada siswa yang sampai menangis saat melihat teman-teman dan gurunya. Semua merasa sangat kangen dengan bapak/ibu guru serta teman-teman. Kesempatan yang baik ini digunakan untuk sharing cerita, berdoa bersama, dan memuji Tuhan.

Melihat antusiasme para siswa, kegiatan Zoom pun secara rutin dilakukan dua kali setiap minggu, yaitu hari Selasa dan Kamis. Yah...tiada yang lebih penting bagi kami, para guru selain bisa melihat para siswa tetap bersemangat belajar meskipun hanya di rumah saja. Selamat belajar anak-anak...! Salam sehat dan semangat dari bapak/ibu guru buat kalian... We love you...and we miss you ...! Salam P’twelve.

boost the values reap the success