| |

 

Science Eksperimen “Balon Mengembang Tanpa Ditiup”

Jika diberikan pilihan, mana yang lebih menyenangkan, belajar dengan duduk mendengarkan saja atau belajar dengan mempraktikkannya secara langsung? Pasti kita semua memilih yang kedua ya, mempraktikkannya secara langsung. Pengalaman belajar secara langsung dan aktif membuat kita semakin mudah mengerti materi yang kita pelajari. Sama seperti yang siswa-siswi SD Kristen Petra 12 kelas 3  lakukan pada hari Jumat, 10  September 2021. Kali ini kami belajar tentang udara dengan melakukan praktik langsung.

SE_3.jpegSE_4.jpegSE_2.jpegSE_1.jpeg

Belajar tentang udara, jika hanya mendengarkan dan membayangkan saya, pasti akan susah memahami bagaimana materi itu dengan benar. Nah, pembelajaran kali ini berbeda, karena kami menggunakan botol, balon,cuka dan soda kue sebagai media belajar!. Nah, kira-kira apa ya yang akan kami lakukan dengan botol dan balon itu?

Sebelumnya kami sudah menyiapkan bahan-bahan eksperimen, kami semangat sekali untuk eksperimen hari ini. Walaupun belajar secara daring, tapi kami tetap bisa belajar dan bereksperimen bersama teman-teman dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan di rumah. Yuk, kita mulai eksperimen!

Pertama-tama, siapkan satu botol kosong air mineral 600 ml, kemudian masukkan cuka dapur  kira-kira 100 ml. Setelah itu  siapkan 1 buah balon, dan  masukkan kurang lebih 3 sendok soda kue ke dalam balon. Kami menggunakan corong untuk membantu agar soda kue tidak tumpah. Setelah itu,  masukkan balon ke mulut botol. Jika kurang rapat, bisa ditali dengan karet gelang. Nah, setelah rapat baru tegakkan balon. Soda kue langsung turun ke botol dan bereaksi dengan cuka. Bunyinya cesssss….dan pelan-pelan balon mengembang tanpa ditiup.

Waahh.. dari eksperimen kali ini kami jadi tahu bahwa jika soda kue dicampur cuka akan menghasilkan gas karbondioksida, dan gas karbondioksida tersebut mendorong gas oksigen yang ada di botol untuk naik dan menggembungkan balon. Yeaay..kami senang sekali mengikuti pembelajaran hari ini, karena kami dapat mempraktikkan secara langsung dan materi yang kami rasa susah menjadi mudah. Tetap semangat belajar ya..

Hebohnya Kegiatan Pesta Siaga dan Persari di Sekolahku

Hai teman-teman, pernahkah kalian berkemah? Bagi kalian yang pernah berkemah pasti bisa merasakan bagaimana keseruan dan asyiknya berkemah. Ya, berkemah adalah kegiatan di alam bebas dan menginap dalam sebuah tenda. Wow…sangat seru dan menantang kan. Nah bagi teman-teman yang belum pernah berkemah, kalian bisa menyimak cerita seru kami saat mengikuti Pesta Siaga dan Persari secara daring di SD Kristen Petra 12.

WhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.49_1.jpegWhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.48.jpegWhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.49.jpegWhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.51.jpegWhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.50.jpegWhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.49_2.jpegWhatsApp_Image_2021-06-16_at_11.29.51_1.jpeg

Pesta Siaga adalah kegiatan kepramukaan untuk siswa kelas 1-3 dan Persari (Perkemahan Satu Hari) untuk siswa kelas 4-6. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Juni 2021 via daring. Walaupun dilakukan secara virtual, namun tidak mengurangi rasa antusias dan semangat kami dalam mengikuti kegiatan ini. Suasana ceria, bahagia, dan khidmat tetap kami rasakan sepanjang kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 11.45 WIB.

Tema yang diusung dalam kegiatan Pesta Siaga kali ini adalah Aktif, Kreatif, dan Mandiri sedangkan Persari mengusung tema Berkarakter, Kreatif, dan Sinergi. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa-siswi SD Kristen Petra 12 mampu menjadi anak yang memiliki kemampuan dan pengetahuan dasar kepramukaan. Bagi kami kegiatan ini sungguh sangat bermanfaat sekaligus mengasah keterampilan kami walaupun masih di tengah pandemi.

Dengan mengenakan seragam pramuka lengkap dan tenda kreatif yang kami buat untuk kegiatan Persari, acara ini sungguh-sungguh berkesan. Lihat betapa indah dan menarik tenda buatan kami. Dalam kegiatan ini kami dibagi dalam beberapa kelompok kecil (barung).

Untuk kegiatan pembukaan, kami semua mengikuti upacara Pembukaan dengan penuh hikmat. Berikutnya disambung dengan pemberian beberapa materi tentang kepramukaan yang disampaikan oleh kakak-kakak Pembina yang ramah dan bersahabat.

Teman-teman, melalui kegiatan ini kami belajar bagaimana menjadi anak yang kreatif, mandiri, dan berkarakter. Selain belajar kami juga diajak bermain beberapa game interaktif yang dipandu oleh bunda dan kakak Pembina. Wah…seru deh pokoknya..! Oh ya, dalam setiap kegiatan ada penilaiannya teman-teman.

Di akhir acara, kami mengikuti upacara penutupan Pesta Siaga dan Persari. Sungguh hari ini kami mendapatkan banyak pengalaman berharga. Nah sebagai penghargaan bagi kami semua yang telah mengikuti kegiatan dengan baik, setiap kami mendapatkan souvenir menarik dari sekolah. Horeee…! Asyik….sudah seru, menambah wawasan, dapat pengalaman indah, juga souvenir menarik buat kami semua. Yuk teman-teman, kita lestarikan dan hidupi kegiatan kepramukaan ini. Salam Pramuka …!

Serunya Mengikuti Virtual Field Trip ke Wisata Mangrove, Baby Zoo, dan KBS 

Inilah acara sekolah yang selalu kami nanti-nantikan, meski sekolah masih daring. Virtual Field trip siswa-siswi SD Kristen Petra 12 kelas I, II, dan III. Pada kesempatan virtual field trip ini, siswa-siswi kelas I berkunjung ke Baby Zoo Taman Safari di Prigen. Kelas II ke Wisata Mangrove Wonorejo Surabaya, sedangkan Kelas III ke Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Image_1.jpgImage_3.jpgImage_8.jpgImage_4.jpgImage_2.jpgImage_5.jpgImage_7.jpgImage_6.jpg

Teman-teman, meski field trip ini dilakukan secara daring, kami tetap merasakan keseruan yang luar biasa. Bagaimana tidak, kami tetap harus mempersiapkan diri sesuai intruksi dari ibu guru. Misalnya, menggunakan seragam yang sudah ditentukan sekolah, topi, bekal makanan dan minuman, serta harus tertib waktu melakukan field trip daring.

Field trip Kelas I dan II dilaksanakan tanggal 22 Februari 2021, sedangkan Kelas III pada tanggal 15 Februari 2021. Sekarang, yuk intip keseruan kami. Pertama-tama, ibu guru meminta kami menyiapkan topi, bekal dan snack, serta duduk yang rapi agar “perjalanan” field trip bisa dilakuan. ‘Tak lupa berdoa dulu ya sebelum melihat tayangan field trip secara bersama-sama lewat zoom.

Khusus field trip di Baby Zoo Taman Safari Prigen, kami dikenalkan dengan Tour Guide yang bernama Bapak Zainul. Dipandu oleh beliau selama 25 menit, kami melihat bekantan, singa putih, buaya muara, harimau benggala, orang utan Kalimantan, burung macau, burung kasuari dan Pinguin. Selesai tour di Taman Safari, ‘tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada Tour Guide kami kali ini dan ditutup dengan doa. Setelah video ditayangkan, kami menjawab beberapa pertanyaan dari ibu guru. Misalnya, menebak binatang dari ciri-ciri yang disebutkan oleh guru. Field trip pun berakhir menikmati bekal atau snack yang sudah kami siapkan.

Tayangan field trip ke Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya tidak kalah seru, lo teman-teman. Perlu menggunakan perahu sekitar 10 menit untuk tiba di Pos Pantau Ekowisata. Kami pun ikut naik perahu dengan menggunakan kursi di rumah kami masing-masing. Kami ikut membayangkan segarnya udara di perahu dan serunya ketika berada di sana. Dengan tertib, kami mendengarkan penjelasan tentang manfaat tanaman mangrove dan beberapa jenis tanaman di sana. Wow…ternyata banyak spot untuk kita bisa berfoto-foto di sana. Semuanya indah sekali. Setelah lelah berkeliling di area ekowisata, kini tiba saatnya menikmati bekal yang kami bawa dan menutup acara ini dengan berdoa bersama.

Tayangan field trip ke Kebun Binatang Surabaya juga ‘tak kalah menarik lo, teman-teman. Kami semua mengenakan kaos berwarna merah, topi, dan mempersiapkan bekal. Dengan antusias kami mendengarkan penjelasan ibu guru tentang sejarah berdirinya Kebun Bintang Surabaya, serta beberapa satwa yang ada di sana. Kesempatan kali ini, kami melihat tayangan binatang dari bangsa Aves (burung), mamalia, reptil/melata, bangsa pisces, ikan air tawar, dan bangsa primate. Wow, ternyata Kebun Binatang Surabaya merupakan kebun binatang terbesar di Asia Tenggara, lo teman-teman.

Field Trip kali ini mengingatkan kami semua untuk ikut mencintai dan melestarikan hewan dan tumbuhan ciptaan Tuhan. Jika kalian mau berkunjung secara langsung, jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan, ya. Bye…bye…..

Asyiknya Bermain Semaphore

IMG 3877 IMG 3877

Meski pembelajaran lewat daring masih harus kami jalani karena pendemi Covid19 belum berlalu, kami di SD Kristen Petra 12 tetap bisa melaksanakan pembelajaran Pramuka, lho teman-teman. Dipandu oleh Pak Toto Subiyakto, kali ini kami belajar tentang “Sandi Semaphore”, yaitu salah satu cara komunikasi yang unik di Pramuka.

IMG 3878

Kita dapat menggunakan sandi Semaphore dengan bendera berukuran 40 x 40 cm dan tongkat yang panjangnya 50 cm. Benderanya berwarna merah dan kuning, yang merupakan gabungan dua buah segitiga sama kaki. Pernahkah kalian melihat kegiatan ini?

Teman-teman, ada cara yang mudah untuk menghafal kode isyarat sandi Semaphore, yaitu menggunakan metode delapan penjuru mata angin. Oleh sebab itu, metode ini juga disebut metode jarum jam.Ada enam bagian inti dari sandi ini, yaitu bagian 1 berisi huruf A, B, C, D, E, F, dan G. Bagaian 2, huruf H, I, dan J. Bagian 3 untuk huruf K, L, M, dan N. Sedangkan bagian 4 untuk huruf O, P, Q, R, dan S. Bagian 5, huruf T, U, V. Bagian terakhir, huruf W, X, Y, dan Z.

Nah, kami semua sudah menyiapkan bendera dan tongkat untuk belajar  sandi Semaphore lewat daring. Pak Toto meminta kami untuk memperhatikan gerakannya dan meniru atau langsung mempraktikkannya. Setiap sandi huruf yang kami peragakan sangat menyenangkan, lho teman-teman.

Kini tiba saatnya menebak huruf dan kata yang diperagakan Pak Toto. Hore….! banyak di antara kami yang berhasil. Bagi teman-temanku yang masih bingung dan belum berhasil menebak sandi Semaphore, jangan sedih ya. Yuk, terus semangat mengikuti pembelajaran Pramuka meski lewat daring. Seru, menarik, dan menambah pengetahuan kita, kan?

Sampai jumpa, Salam Pramuka dari kami SD Kristen Petra 12.

Sehatnya Tubuhku Karena Makan Sayur Dan Buah

Semua pasti ingin memiliki tubuh yang sehat agar tidak mudah terserang penyakit. Nah, untuk itu kita perlu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, teman-teman. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Menjaga kesehatan tubuh sangat penting dilakukan agar daya tahan tubuh kita tetap terjaga.

Makan_Sehat_4_3.jpgMakan_Sehat_1_5.jpgMakan_Sehat_5_4.jpgMakan_Sehat_2_1.jpgMakan_Sehat_3_2.jpg

Meski belajar dari rumah, kami siswa-siswi SD Kristen Petra 12 Sidoarjo tetap diarahkan oleh bapak dan ibu guru untuk setiap hari mengkonsumsi sayur dan buah. Ya .. program Healthy Food dilaksanakan setiap hari Senin dan Jumat. Di mana kami diwajibkan mengkonsumsi menu sehat yang sudah dijadwalkan dari sekolah.

Wah...senangnya bisa menikmati berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang bervariasi setiap kali jadwal menu sehat tiba. Kami bisa mengenal dan merasakan beberapa sayur yang belum pernah kami coba sebelumnya. Penasaran khan...!

Nah, seperti menu sehat hari ini, kami menikmati labu siam atau jipang. Namanya saja baru pertama kali ini kami dengar. Bagaimana rasanya ya...? Labu siam atau jipang, merupakan salah satu sayuran yang belum pernah kami makan sebelumnya. Namun lewat program Healthy Food  ini, saya akhirnya mengenal dan menikmati labu siam. Hmmm... Yummmy.....ternyata enak lho...!

Beruntung kita memiliki kesempatan unyuk menikmati tumbuh-tumbuhan ciptaan Tuhan yang sangat beragam jenisnya.Ayo teman-teman. Jaga kesehatan tubuh kita dengan makan sayur dan buah setiap hari. Tubuh sehat, pengenalan kita tentang ragam sayur-sayuran pun bertambah. Asyik bukan? Salam sehat untuk kita semua...!

boost the values reap the success