| |

BETTER TEETH, BETTER HEALTH

Teman-teman, kalian pernah tidak mengalami sakit gigi? Bagaimana rasanya? Pasti ngilu sekali.. Mau makan tidak enak, apalagi mau belajar. Penyebab utama gigi yang sakit adalah malas menggosok gigi, betul kan? Oleh karena itu, untuk mendorong kami, siswa-siswi SD Kristen Petra 12, semakin rajin menggosok gigi, maka, sekolah mengadakan kegiatan seru bertema “Gosok Gigi Bareng Yuukk....” pada hari Kamis, 19 Mei 2016. Sebelum acara ini berlangsung, kami diminta untuk membawa peralatan gosok gigi pribadi berupa sikat dan pasta gigi, gelas, serta 1 botol air mineral ukuran sedang.
Oh iya teman-teman, kalian sudah tahu belum cara menggosok gigi dengan benar? Menurut drg. Kristanti, ada beberapa tahap menggosok gigi dengan benar, yaitu gosoklah gigi dengan gerakan dari atas ke bawah dan bawah ke atas. Kemudian, gosoklah gigi bagian dalam dan samping. Selanjutnya, jangan lupa berkumur. Setelah menerima arahan dari drg. Kristanti mengenai cara menggosok gigi, kami pun bersama-sama mempraktekannya di halaman depan sekolah secara serentak bersama Sisi (Si Sikat) dan Sigi (Si Gigi). Siapa mereka? Mereka adalah Bapak dan Ibu guru yang memakai kostum dokter dan membantu kami memperagakan cara menggosok gigi dengan benar. Setelah kegiatan usai, gigi kami terasa lebih bersih, nafas kami begitu segar dan kami semakin percaya diri memberikan senyum yang cemerlang. Selain itu, kami juga semakin termotivasi untuk lebih giat menyikat gigi minimal 2x sehari, karena gigi yang sehat bisa mendukung kami memperoleh tubuh yang sehat serta prestasi yang lebih baik lagi. Ingat motto ini, better teeth, better health! Say cheese ...

gosok_gigi_1.jpggosok_gigi_2.jpggosok_gigi_3.jpg

Sebab Dia Hidup

“Salibkan Dia ... ! Salibkan Dia ... !” Teriak beberapa siswa di halaman sekolah. Ya, suasana haru menyelimuti kami, warga SD Kristen Petra 12, ketika menyaksikan drama prosesi jalan salib dalam rangka memperingati Paskah, 2 April 2016. Prosesi jalan salib ini mengingkatkan kami akan penderitaan yang dilalui oleh Yesus sebelum Dia disalibkan. Setelah menyaksikan prosesi jalan salib, selanjutnya kami mengikuti Ibadah Paskah di aula. Ibadah Paskah kami diawali dengan drama mengenai 3 orang wanita, yaitu Maria Magdalena, Maria Ibu Yakobus dan Salome, yang akan pergi ke kubur Yesus. Tiga tokoh wanita ini semua diperankan oleh siswi-siswi kelas 4. Kemudian, ketiga wanita ini bertemu dengan seorang malaikat yang memberitahu mereka bahwa kubur Yesus telah kosong karena Dia telah bangkit dan hidup. Mendengar berita itu, mereka merasa sangat bersukacita. Namun, bukan hanya mereka yang bergembira, tetapi kami semua pun ikut merasakannya. Kebangkitan Yesus menandakan kemenangan, ya kemenangan atas maut dan kuasa dosa telah dipatahkan.
Puji-pujian dinaikkan sebagai ungkapan syukur atas keselamatan yang telah Tuhan berikan kepada kami. Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Yosafat Kristono, GKI Diponegoro, semakin meneguhkan kami bahwa Yesus telah hidup dan memberi kemenangan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Setelah mengikuti Ibadah Paskah, kami masuk ke kelas untuk mengikuti kegiatan kreativitas. Di kelas, kami menonton sebuah film mengenai kematian dan kebangkitan Yesus. Kemudian kami saling sharing mengenai makna kematian dan kebangkitan Yesus bagi hidup kami secara pribadi. Melalui sharing, kami semakin menyadari arti hidup ini karena Yesus sudah mati, bangkit dan hidup bagi kami semua. Inilah sekilas cerita mengenai Ibadah Paskah di sekolah kami. Oh iya, Selamat Paskah ya teman-teman... Biarlah kita bisa menjalani hidup ini dengan penuh makna karena Dia sudah menebus setiap dosa kita. Tuhan Yesus memberkati.

Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam serta budaya. Hal ini tentunya sangat membanggakan bagi kami, siswa-siswi SD Kristen Petra 12, yang merupakan warga negara Indonesia. Kebanggaan akan Indonesia ini kami wujudkan dalam acara P’Twelve Competition bertemakan ‘Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia’, pada hari Sabtu, 2 April 2016. Acara lomba ini dikhususkan bagi siswa-siswi tingkat kelompok bermain serta taman kanak-kanak. Ada berbagai macam lomba yang bisa mereka ikuti, seperti rally games, menyanyi, mewarna dan mendongeng. Di dalam lomba rally games, para peserta diminta untuk berjalan di atas balok titian, mengelompokkan warna serta bangun dasar dan menendang bola ke dalam gawang mini. Wah... seru sekali lho... meskipun mereka masih kecil, tapi semangat berjuang mereka luar biasa.
Sedangkan dalam lomba menyanyi, para peserta diminta untuk menyanyikan lagu-lagu bertema Indonesia. Ada yang menyanyikan lagu wajib nasional seperti Garuda Pancasila, ada juga yang menyanyikan lagu berjudul Anak Indonesia, dan lain-lain. Ternayata, suara mereka nggak kalah indah lho dengan penyanyi tingkat internasional hehehe... Kemudian, di dalam lomba mewarna, para peserta diminta untuk mewarnai gambar beberapa anak yang memakai pakaian adat Indonesia. Selain itu, ada juga lomba mendongeng. Lomba ini tidak kalah seru dengan lomba yang lainnya lho... Walaupun mereka masih kecil, tetapi mereka tidak takut untuk tampil ke depan dan menceritakan cerita rakyat Indonesia dengan intonasi serta ekspresi yang mengagumkan. Semua peserta merasa bersukacita ketika mereka mengikuti lomba. Mereka bukan hanya berjuang untuk mendapatkan hadiah dan piala, namun, juga untuk mewujudkan rasa bangga mereka akan Indonesia serta untuk mengembangkan talenta yang mereka punya. Ini cerita dari kami, bagaimana dengan kalian? Apa wujud rasa bangga kalian terhadap Indonesia?

Kebaktian dan Perayaan Natal di SD Kristen Petra 12 Sidoarjo

kebaktian_dan_perayaan_natal_03.jpgkebaktian_dan_perayaan_natal_05.jpgkebaktian_dan_perayaan_natal_04.jpgkebaktian_dan_perayaan_natal_01.jpgkebaktian_dan_perayaan_natal_02.jpg

Teman-teman……sekolah kami sangat antusias menyambut kehadiran Tuhan Allah yang mau turun ke dalam dunia dalam rupa seorang bayi kudus yang bernama Yesus. Penyambutan kami untuk kehadiran-Nya, tentu lebih luar biasa daripada saat sekolah kami akan menyambut kedatangan seorang tokoh besar Indonesia.

Museum, Planetarium dan Monumen Sebagai Ajang Belajar

study_wisata_01.jpgstudy_wisata_04.jpgstudy_wisata_03.jpgstudy_wisata_05.jpgstudy_wisata_06.jpgstudy_wisata_07.jpgstudy_wisata_02.jpg

Sorak kegirangan mewarnai hati setiap kami, siswa kelas V yang akan melakukan kunjungan studi wisata ke Museum TNI AL, Planetarium serta Monumen Jalesveva Jayamahe, pada hari Rabu, 9 September 2015. Meskipun begitu, kami tidak lupa untuk berdoa dan mendengarkan pengarahan dari Ibu Aryani selaku kepala sekolah. Dalam perjalanan, canda tawa kami begitu semarak. Kami menyanyikan beberapa lagu rohani dan menikmati perjalanan.

Lokasi museum telah tampak. Kami pun semakin girang. Dengan sikap yang tertib, kami berbaris menuju aula “Loka Jaya Crana” untuk mendengarkan penjelasan Serka Sumaryono tentang semua pelajaran penting yang akan kami dapatkan di museum angkatan laut. Setelah itu, kami diajak berkeliling ke beberapa ruangan yang berisi tentang sejarah perjalanan TNI AL. Wow….kami semua akhirnya tahu tentang pakaian dinas yang pertama kali digunakan TNI AL sampai dengan berbagai jenis senjata yang telah digunakan, seperti meriam, torpedo dan berbagai jenis alat komunikasinya.

boost the values reap the success